Oleh: Bridget Johnson
31 Juli 2014
Sumber: www.pjmedia.com

Tampil menyamar demi melindungi diri, seorang pembelot militer Suriah yang menyaksikan dan merekam sebagian kekejaman rezim tampil untuk pertama kalinya di depan publik untuk memberi penerangan khusus di Capitol Hill.

Memakai nama “Caesar” sang pembelot menyelundupkan lebih dari 50.000 gambar penyiksaan dan pelaparan keluar dari Suriah, memotret pembantaian yang dimulai tak lama setelah rakyat melangsungkan demonstrasi damai menentang rezim Bashar al-Assad pada Maret 2011.

Foto-foto “Caesar” memperinci kematian lebih dari 10.000 pembangkang antara 2011 s/d 2013.

“Yang sedang berlangsung di Suriah adalah pembantaian genosida dipimpin oleh teroris terburuk, Bashar al-Assad,” ungkapnya kepada House Foreign Affairs Committee.

Berpakaian jas hujan biru berkudung, Caesar menyatakan belum pernah melihat yang seperti ini kecuali dalam foto-foto sejarah kamp pembasmian milik Nazi di masa Perang Dunia II, dan memperingatkan bahwa lebih dari 150.000 rakyat Suriah di penjara-penjara Assad menghadapi nasib yang sama seperti orang-orang dalam fotonya.

Berdasarkan penaksiran konservatif, lebih dari 170.000 orang telah tewas dalam perang itu.

“Ini krisis yang diciptakan dan dilestarikan oleh Bashar al-Assad, yang menanggapi tuntutan damai rakyat Suriah, demi hak-hak universal mereka, dengan kekerasan tak terkatakan—bahkan terhadap anak kecil. Dalam melakukannya, dia mengutamakan kekuasaannya di atas kelangsungan hidup jutaan orang,” kata Ketua Komite Ed Royce (Republik/California) saat berhadapan dengan orang Suriah ini di meja saksi.

Pemerintahan teror Assad meliputi “pembunuhan tertarget, kuburan masal, pembersihan etnis, kekerasan seksual, penyiksaan yang meluas, bombardir udara atas wilayah hunian dengan senjata konvensional dan kimia, dan pembasmian seluruh keluarga.”

“Kekejaman Assad, seperti kita tahu, disponsori oleh dukungan militer kuat dan lain-lainnya dari Rusia, Iran, dan Hizbullah. Suriah adalah krisis kemanusiaan, tapi juga tantangan strategis, lantaran Assad sudah menarik seluruh kawasan ke dalam kekacauan keras,” kata Royce.

Gambar-gambar milik Caesar dipamerkan awal pekan ini di Museum Holocaust di Washington DC.

“Pembantaian berlanjut hingga hari ini,” tambah Royce. “Murni dan sederhana, foto-foto ini menuntut keadilan.”

Wakil rakyat Ted Deutch (Demokrat/Florida) menyebut, pembelot yang mempertaruhkan nyawa untuk tampil di depan Kongres sama dengan merenggut pundak para legislator dan berkata “ini harus jadi soal”.

“Kita ingin berpaling. Tapi kita tidak boleh,” kata Anggota Senior (Demokrat/New York). “Ini sedang terjadi di Suriah, dan kita mampu berbuat lebih untuk menghentikannya.”

Berikut adalah beberapa gambar grafis yang disajikan di sesi tersebut hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s