Jumat 10 Oktober 2014
Sumber: english.alarabiya.net

Seorang wanita bereaksi di tengah kerusakan akibat berondongan pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad di lingkungan Al-Sukkari di Aleppo 2 Februari 2014. (Reuters)
Seorang wanita bereaksi di tengah kerusakan akibat berondongan pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad di lingkungan Al-Sukkari di Aleppo 2 Februari 2014. (Reuters)

Pasukan loyalis rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad menyandera 500 penduduk—kebanyakan perempuan dan anak kecil—dari sebuah desa utara Aleppo pekan lalu di tengah laporan pemerkosaan masal, demikian menurut oposisi National Coalition.

Dalam pernyataan pers, koalisi mengecam penangkapan wanita dan anak kecil yang menghuni desa Sefat, menyebutnya “tindakan kotor dan pengecut”, dan menuntut “pembebasan segera semua tahanan”.

Penangkapan wanita dan anak kecil terjadi di tengah merebaknya kabar dari desa itu tentang kejahatan perkosaan yang dilakukan oleh “pasukan Assad dan milisi sekte yang bertempur di sampingnya”, kata koalisi tersebut, mengutip aktivis lokal.

Laporan penyiksaan dan perkosaan masal bukan hal luar biasa dalam perang sipil Suriah.

Pada 2012, Human Rights Watch menyebut pasukan rezim Suriah telah “menggunakan kekerasan seksual untuk menyiksa pria, wanita, dan bocah yang ditahan selama konflik”.

“Pasukan keamanan Suriah menggunakan kekerasan seksual untuk menghinakan dan merendahkan tahanan tanpa mendapat hukuman sama sekali,” kata Sarah Leah Whitson, direktur Human Rights Watch di Timur Tengah.

“Serangan [seksual] tidak terbatas di fasilitas detensi—pasukan pemerintah dan anggota milisi shabiha pro-pemerintah juga mentyerang wanita dan gadis secara seksual dalam penyergapan rumah dan penyisiran kediaman.”

Militan dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) juga dituduh melakukan kekerasan seksual dan penyiksaan.

Pekan lalu PBB menyatakan ISIS telah melakukan pembunuhan masal, menculik wanita dan gadis dan menggunakan mereka sebagai budak seks, dan mempekerjakan anak kecil sebagai pejuang; semua ini merupakan pelanggaran sistematis yang mungkin setara dengan kejahatan perang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s