12 Desember 2015
Sumber: www.newobserveronline.com

Total 35.234 non-kulit putih—termasuk lebih dari 10.000 “anak bawah umur tanpa pendamping”—dari El Salvador, Guatemala, Honduras, dan Meksiko telah berhasil menyerbu AS dari Meksiko selama Oktober dan November 2015.

Rio Grande

Menurut angka resmi yang dilansir US Customs and Border Patrol (CPB), terjadi 10.588 “penangkapan” “anak bawah umur tanpa pendamping” selama dua bulan tersebut, naik 106% dari periode yang sama tahun lalu.

“Penangkapan” satuan-satuan keluarga (yang CBP definisikan sebagai wali sah dengan anak kecil di bawah usia 18), juga berkembangbiak, dengan 12.505 penahanan dalam dua bulan tersebut, naik 173% dibanding tahun lalu.

Data anak asing tanpa pendamping

Jumlah total “penangkapan” yang terekam oleh CBP untuk seluruh kawasan perbatasan baratdaya adalah 35.234. Sekitar 23.238 menyeberang di Rio Grande Valley saja, ujung South Texas paling selatan, kata CBP.

Data 2016

Menurut CBP, arus tak terduga ini begitu besar, sampai-sampai Office of Refugee Resettlement “sudah memulai proses perluasan kapasitas sementara demi menampung anak-anak tanpa pendamping”.

CBP lantas berkata bahwa sebagaimana mereka “perhatikan selama beberapa bulan terakhir, Department of Homeland Security (DHS) dan Department of Health dan Human Services (HHS) telah mencatat peningkatan jumlah anak tanpa pendamping (UAC) dan satuan-satuan keluarga yang ditangkap sepanjang perbatasan baratdaya.

“Office of Refugee Resettlement di HHS menambah kapasitas penyedia saat ini dari 7.900 menjadi 8.400 ranjang pada bulan November dan sedang mempersiapkan ruang tidur sementara kalau-kalau ranjang tambahan diperlukan.”

“Anak bawah umur tanpa pendamping” tinggal di perumahan sementara sampai Department of Homeland Security menemukan kerabat di AS yang kepadanya mereka dapat “dilepas dengan aman”.

Menurut artikel “FACTANK” terbaru Pew Research Center mengenai imigrasi ilegal di AS, terdapat 11,3 juta imigran ilegal di AS pada 2014. Dari jumlah itu, 5,6 juta adalah orang Meksiko.

Lebih jauh, kata Pew, enam negara bagian saja sudah menyumbang angka 60% imigran ilegal—California, Texas, Florida, New York, New Jersey, Illinois.

Sekitar 7% dari siswa-siswa K-12 memiliki sekurangnya satu orangtua imigran ilegal pada 2012. Di antara siswa-siswa ini, sekitar delapan dari sepuluh (79%) lahir di AS.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s