88.277 Imigran Kriminal Dilepas di AS

22 Februari 2016
Sumber: www.newobserveronline.com

Data statistik resmi dari US Immigration and Customs Enforcement (ICE) memperlihatkan, kurang-lebih 88.277 orang asing ilegal yang secara resmi digolongkan sebagai “ancaman kriminal” dilepas tanpa dideportasi pada tahun 2015.

Geng kriminal

Angka internal ICE menunjukkan bahwa pada 2015 ICE menahan 152.393 imigran ilegal yang dilabeli sebagai ancaman kriminal, tapi hanya menuntut 64.116 orang.

Sisanya tidak diproses untuk deportasi, menurut Jessica Vaughan dari Center for Immigration Studies. Angkanya lebih buruk lagi untuk orang-orang yang ICE minta kepada polisi dan sherif setempat agar ditahan tapi tak pernah terkumpul.

Berdasarkan “Priority Enforcement Program” pemerintahan Obama, birokrat bekerjasama dengan polisi setempat untuk menangkap dan mendeportasi imigran kriminal.

Kenyataannya, itu berupa panggilan telepon dari ICE yang meminta otoritas setempat menahan tersangka selama 48 jam setelah mereka diatur untuk dibebaskan.

Menurut Washington Examiner, para sherif dari seluruh pelosok menyatakan cuma 35-40 persen di antara tahanan mereka diambil oleh ICE, bahkan setelah dibebaskan.

Richard W. Stanek, sherif Hannepin County di Minneapolis, mengaku menahan 75 orang asing ilegal yang diburu ICE, tapi lembaga tersebut menjemput sekitar 35% saja. “Dan itu adalah orang-orang yang mereka buru,” katanya kepada Washington Examiner.

Susan Benton, sherif dari Highlands County, Florida, berkata, “tahanan saya jauh lebih sedikit.”. Yang lebih parah, imbuhnya, kebanyakan ditangkap dan dikirim ke fasilitas federal di Miami dan segera dibebaskan dan kembali ke wilayahnya.

Benton mengaku ingin membantu ICE dan menahan imigran ilegal lebih lama, tapi secara legal tidak berhak. Seringkali hasilnya adalah kejahatan baru dari para tersangka dan pertanyaan-pertanyaan tentang kenapa penjara milik departemennya melepas mereka.

“Kami jadi penjahatnya, kami jadi orang-orang yang selalu disebut di CNN, ‘Sherif ini membiarkan sang pembunuh berkeliaran’.”

David J. Mahoney, sherif dari Dane County di Madison, WI, mengatakan departemen-departemen hampir tidak mungkin menuruti permintaan ICE, lantaran isu hukum dan kurangnya dukungan dari pemerintah federal.

“Ini seperti, ‘Tolong bantu saya, tahan mereka selama 48 jam atau lebih.’ Padahal tak ada kedudukan hukum untuk berbuat itu. ICE bilang, ‘Tahan mereka, tapi kami takkan membela jika kau digugat.’”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s