Oleh: Randal M. Bundy
Sumber: www.rmbnewsreport.com

Kebanggaan akan Kelompok Ras atau Etnis adalah HAK yang dimiliki SEMUA orang. JANGAN PERNAH biarkan siapapun membuat Anda merasa kurang bangga dengan jati diri Anda dan leluhur Anda.

Kebanggaan Kulit Putih! Terdengar rasis, bukan?

Well, itu hanya karena Anda adalah korban pemrograman media kiri-liberal. Ya, saya dan Anda telah menjadi subjek cuci otak sejak lahir. Itu karena Pemerintah turut terlibat dalam pencucian otak dengan berbagai maksud. Rekayasa sosial adalah alat mereka, tapi apa tujuan mereka dalam semua penganiayaan dan diskriminasi terhadap ras kulit putih ini?

Kadang mereka melakukannya secara terbuka, kadang secara halus dan diam-diam. Mereka betul-betul cerdik dalam upaya menghancurkan kebanggaan kita akan kelompok ras dan etnis kita sendiri, seraya mempromosikan kebanggaan ras dan budaya di antara kelompok ras dan etnis lain. Saya harap ini tidak terdengar konspiratif bagi Anda, tapi jika Anda betul-betul menggalinya dan merangkai semua kepingan, Anda akan temukan bahwa mereka adalah orang-orang dan organisasi yang bertujuan menghancurkan ras kulit putih kita. Mereka melakukan ini dalam sejumlah cara.

Jika Anda baca statistik angka kelahiran di AS, Kanada, Eropa dan hampir setiap negara di mana terdapat masyarakat kulit putih, Anda akan dapati angka kelahiran di antara kaum kulit putih sedang menurun dan kelompok minoritas semisal Kulit Hitam, Muslim, Hispanik, dan Asia semua naik. Apa sekarang Anda mulai mengerti bagaimana mereka berniat menghancurkan kita? Saya harap artikel ini membuka mata Anda sebagaimana informasinya membuka mata saya. Butuh beberapa lama sampai mata saya terbuka terhadap apa yang tersembunyi secara terang-terangan. Setelah membaca artikel ini dan melihat beberapa video yang akan saya unggah, saya rasa Anda tidak akan menyimpulkan bahwa ini Teori Konspirasi, melainkan Konspirasi sungguhan yang melibatkan banyak orang dan banyak organisasi.

Penting untuk dipahami bahwa saya berpendidikan dan terlatih sebagai pembantu pengacara, penyelidik, dan ilmuwan riset. Jangan sampai istilah ilmuwan mengecoh Anda, karena saya bukan tipe ilmuwan yang bekerja di lab. Riset arsip, data, dan informasi mirip sekali dengan riset hukum menyangkut kasus dan penjahat. Ketika ilmuwan riset menggali fakta dan angka terkait apa yang dilakukan atau sudah dilakukan orang-orang dan organisasi, harus pula dipertimbangkan motif perbuatan orang-orang dan organisasi ini. Orang-orang gila secara klinis sekalipun punya motif atas perbuatan mereka. Motif tersebut mungkin tidak masuk akal bagi orang waras dan logis, tapi motiflah yang mengatur apa dan kenapa orang gila berbuat sesuatu.

Ketika seorang juru bicara kulit hitam berkata seperti, “Kami orang kulit hitam mulai bangun dan sadar bahwa kami sedang membinasakan pemuda kami dan meracuni mereka dengan narkoba dan pelacuran. Kami orang kulit hitamlah yang seharusnya melestarikan budaya dan warisan sebagai masyarakat.” Nah bila ini diutarakan oleh pengkhotbah kulit hitam atau pemimpin komunitas lain sebagai anggota kelompok ras atau etnis tersebut, media siaran tidak menyebut orang ini rasis atau supremasis kulit hitam. Namun jika pria atau wanita kulit putih mengucapkan kata-kata yang sama, media seketika mencap mereka “rasis, supremasis kulit putih, orang sinting, orang kampungan jahil, atau redneck” atau apapun yang bisa mereka pikirkan untuk mencemarkan dan menghina ras kulit putih dan beragam kelompok etnisnya. (Redneck adalah kelas pekerja kulit putih konservatif di selatan AS—penj)

Pernahkah Anda bertanya kenapa begini? Siapa sebetulnya orang-orang di balik keputusan memelintir cerita semau mereka? Apakah para wartawan sendiri yang menulis artikel? Bukan, melainkan Editor atau Penerbit; mereka sudah menetapkan garis pedoman bahwa siapapun pria atau kulit putih yang angkat suara akan disasar sebagai rasis. Namun pria atau wanita kulit hitam yang mengatakan hal sama persis akan dipuji-puji atas perhatian mereka terhadap komunitasnya. Begitupun kelompok-kelompok etnis lain yang ada di AS. Hispanik, Asia, Indian Amerika, dan lain-lain. Budaya dan kelompok etnis mereka dirayakan, tapi tidak dengan budaya dan kelompok etnis kulit putih Eropa. Budaya Kulit Putih Eropa TIDAK dirayakan dan bahkan orang-orang keturunan kulit putih Eropa sengaja diincar dan dibuat merasa malu akan jati diri mereka dan leluhur mereka.

Sekarang dan sudah beberapa lama terdapat kampanye rasisme sistematis terhadap semua orang keturunan Kulit Putih Eropa. Jika Anda Kulit Putih dan Anda tidak tahu ini, berarti Anda tinggal di dalam gua di suatu tempat di hutan belantara atau Anda terlalu jahil untuk bisa mengakuinya atau Anda hidup dalam penyangkalan kebenaran dan kenyataan.

Orang-orang macam Jessie Jackson dan Al Sharptin sudah mencari nafkah dan mendapat untung dari bisnis pemancingan ras ini selama 50-an tahun saya hidup dan mereka tak menampakkan tanda-tanda melambat. Mereka bukan satu-satunya orang yang mendapat untung dari pemancingan ras ini, sebab ada banyak lainnya yang berada di depan dan belakang kamera.

Ketika pria atau wanita kulit hitam ditembak oleh opsir polisi kulit putih, mereka berdua, seperti penipu sungguhan dan seniman penipuan, akan memelintirnya sampai terlihat sebagai insiden rasial, dan kemarahan palsu mereka akan sangat meyakinkan. Mereka sudah bertahun-tahun berpraktek sebagai aktor hingga menyempurnakan rutinitas mereka.

Mereka akan menggerakkan populasi kulit hitam ke dalam kemurkaan yang berakibat tindakan kekerasan terhadap siapapun orang kulit putih tak curiga yang kebetulan berada di tempat dan waktu tak tepat. Ini biasanya terjadi di lingkungan kulit hitam, mungkin orang kulit putih tersebut sekadar menunggu bus, atau barangkali cuma mampir di sebuah toko saat pulang kerja dan tak sadar sedang berada di lingkungan kulit hitam.

Sebelum meninggalkan kota, Jessie Jackson dan Al Sharptin tentu saja akan menerima sumbangan uang subur atas waktu dan usaha mereka dari salah satu gereja kulit hitam atau organisasi hak sipil kulit hitam. Namun, apa yang pernah Jessie Jackson dan Al Sharptin lakukan untuk betul-betul memajukan pendidikan dan kearifan komunitas kulit hitam yang mereka mangsa? Sama sekali NIHIL.

Jessie Jackson dan Al Sharptin tak ubahnya seperti pedagang narkoba dan mucikari. Mereka tak berbuat apa-apa untuk menaikkan standar sosial komunitas kulit hitam dan mereka hanya melayani diri sendiri. Bahkan, satu-satunya perbedaan antara Jessie Jackson/Al Sharptin dan pedagang narkoba/mucikari adalah golongan kedua ini jauh lebih jujur. Mereka adalah predator yang semata-mata bergelut di dalamnya demi uang dan mereka tidak peduli sedikitpun dengan konsekuensi terhadap individu, komunitas, atau masyarakat yang mereka mangsa.

Ketika kita bicara tentang Jessie Jackson dan Al Sharptin, kita harus paham bahwa mereka tidak berbuat APAPUN untuk mengangkat kesejahteraan umum pria atau wanita Kulit Hitam rata-rata di Amerika. Tak sepeser pun uang mereka mengalir untuk membantu seseorang; waktu mereka tidak gratis. Ketika Anda lihat mereka berdemo untuk suatu perkara, biasanya pria kulit hitam ditembak opsir polisi kulit putih di suatu tempat di negara ini, Jessie Jackson dan Al Sharptin sebetulnya sedang menghasilkan uang atau meraih publisitas lebih jauh sebagai kompensasi atas penampilan mereka. Bagi mereka itu adalah “Bisnis Seperti Biasa”. Produk yang mereka jual adalah diskriminasi terhadap ras kulit hitam. Bila tak ada rasisme sungguhan, maka mereka akan memutarbalikkannya dan merekayasanya.

Nah ketika Anda membaca pernyataan di atas terkait Kebanggaan Ras, “Kebanggaan akan Kelompok Ras dan Etnis adalah HAK yang dimiliki SEMUA orang. JANGAN PERNAH biarkan siapapun membuat Anda merasa kurang bangga dengan jati diri Anda dan leluhur Anda”, Anda akan mencatat bahwa itu mengacu pada SEMUA orang dari SEMUA Kelompok Ras dan Etnis. Saya secara khusus menaruh penekanan pada kata “SEMUA” karena, terserah apapun yang dikatakan kaum kiri liberal dan para pemancing ras lainnya, merasa bangga dengan Akar Ras Kulit Putih Eropa kita BUKANLAH bentuk rasisme. Kebanggaan akan kelompok ras dan etnis kita BUKANLAH pelanggaran terhadap kelompok ras atau etnis lain dan itu tak boleh dianggap menyinggung oleh mereka. Kenapa orang dari kelompok ras dan etnis lain harus tersinggung oleh dorongan kebanggaan ras dari saya kepada orang-orang keturunan kulit putih Eropa? Saya katakan, itu karena mereka sendiri rasis terhadap orang kulit putih. Bagi mereka, apapun isyarat, sugesti, atau pertanda kebanggaan ras di dalam populasi kulit putih tidak dapat ditolerir. Pada dasarnya mereka sendiri bersalah atas apa yang mereka upayakan di masa lalu untuk menyalahkankan ras kulit putih, “Mereka Hanya Sedang Menekan Kita”. Apa ini terdengar akrab? Ras-ras tertentu telah memakai pepatah ini terhadap kulit putih selama bertahun-tahun dan biasanya ini menjadi bagian dari kampanye pemerasan uang dan hak istimewa dari masyarakat, pemerintah, dan ras kulit putih.

Saya tidak tersinggung oleh orang-orang dari kelompok ras dan etnis lain yang bangga dengan diri mereka dan bangsa mereka, selama berlaku aturan umum menahan diri dari memperluas kebanggaan tersebut menjadi kekerasan atau penganjuran kekerasan terhadap kelompok ras atau etnis lain. Ini juga mencakup penyalahan suatu kelompok ras atau etnis atas apa yang terjadi ratusan tahun silam, sebab siapapun yang hidup hari ini tidak bertanggungjawab atas perbuatan leluhurnya. Juga dia tak boleh disalahkan atau dibuat merasa bersalah oleh kelompok ras lain atas apa yang sudah atau belum dilakukan leluhurnya. Karena, Anda tahu, itu sendiri merupakan serangan terhadap kelompok ras atau etnisnya.

Orang-orang yang menjajakan rasa bersalah kulit putih ini berbuat demikian demi mendapat untung, orang-orang macam Jessie Jackson dan Al Sharptin. Para Teolog Pembebasan Kulit Hitam yang memelihara diskriminasi rasial terhadap orang-orang kulit putih ini menyebutnya pelanggaran HAM masa lalu yang harus kita yakini berdampak “Kolektif” terhadap keturunan orang-orang yang menderita beratus-tahun lalu.

Orang-orang telah menyerang pria kulit putih selama lebih dari seratus tahun di AS dengan cara ini. Itu tipu muslihat dan akan selalu tipu muslihat. Contoh hari ini adalah seruan baru untuk ganti rugi, padahal tak seorangpun yang hidup hari ini merupakan korban, tidak pula memikul tanggungjawab. Menuntut ganti rugi hari sama saja dengan upaya pencurian legal oleh satu segmen masyarakat yang rasis terhadap segmen lain. Ini pada hakikatnya adalah upaya untuk mendistribusikan ulang kekayaan suatu ras demi ras lain. Orang-orang yang sebetulnya rasis dan mendukung filosofi omong-kosong ini tidak menghiraukan fakta bahwa sang pemilik rumah indah, mobil bagus, bisnis sukses, kemungkinan besar telah bekerja keras untuk mendapatkannya. Sedikit sekali orang kota di Amerika hari ini yang mewarisi kekayaan, sementara mayoritas dari 10% teratas memperolehnya dengan bekerja keras dan mungkin menemukan atau menghasilkan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat.

Seumur hidup saya terdapat gempuran tanpa henti terhadap pria dan wanita kulit putih oleh orang-orang dari kelompok ras lain dan entah bagaimana media menyajikan pandangan terdistorsi soal ini dan sengaja memberi kesan bahwa kaum kulit putih mengundangnya. Ini bukan kekhilafan, sebab orang-orang media paham betul apa yang sedang mereka kerjakan, dan mereka adalah ahli propaganda. Mereka juga bukan sekadar mengabarkan berita, mereka mendistorsi berita dan memanipulasi khalayak umum. Pada dasarnya mereka membentuk pikiran khalayak agar berpikir sesuai kemauan mereka.

Media Berita melakukan ini bertahun-tahun. Jika Anda tak percaya pada saya, maka pikirkan ini: apa sumber pemasukan para pemilik dan operator televisi, radio, dan koran? Tepat, iklan. Nah, apa tujuan iklan? Tepat lagi, membuat Anda konsumen percaya bahwa apa yang mereka jual adalah apa yang Anda inginkan dan butuhkan. Apa Anda ingat omong-kosong paling konyol dan paling sukses yang pernah dibuat, dipasarkan dengan sangat sukses? Yaitu “Pet Rock” (“Batu Peliharaan”), dan itu gagasan brilian seseorang. Skema pemanfaatan bahan paling berlimpah di planet bumi sebagai komposisi utama sebuah produk. Tepat, kerikil yang dapat dijumpai di manapun. Anda tinggal cari di dasar sungai manapun, atau anak sungai, dan dalam hitungan 15 menit Anda akan mendapatkan lebih dari yang bisa Anda angkut. Bawa pulang, cuci di wastafel, keringkan, olesi cat cantik, taruh dalam kotak kecil manis yang Anda beli dari produsen China, pasangi label “Pet Rock” disertai instruksi bodoh untuk orang yang cukup bodoh membelinya dan menamainya. Ongkos produksi produk ini hanyalah bahan bakar yang Anda habiskan saat berkendara ke sungai atau anak sungai, 15 menit yang Anda habiskan untuk mengumpulkan batu, cairan pencuci piring yang Anda pakaian untuk mencuci batu, ongkos cat untuk menghias batu, pembelian kotak kecil untuk menampung batu, ongkos label untuk kotak dan voila, Anda punya produk jadi. Biaya sesungguhnya adalah pemasaran produk dan di situlah pengiklan masuk. Entah itu iklan radio, TV, koran, atau majalah, orang-orang ini adalah pakar. Bersama dengan agensi periklanan, mereka akan membantu mewujudkan semuanya untuk Anda.

Ilustrasi kecil ini menunjukkan satu hal: pakar pemasaran dan periklanan, satu aspek kecil media berita, adalah kunci untuk membuat Anda percaya bahwa Anda menginginkan dan membutuhkan apa yang sedang dijajakan. Sejatinya itu telah berlangsung selama 50 tahunan saya hidup di dunia. Mereka telah memasarkan rasa bersalah dan rasa malu ras kulit putih kepada populasi kulit putih Eropa dan AS dan mereka memakai populasi kulit hitam sebagai orang-orang yang dianiaya. Dengan menjelekkan ras kulit putih dan membenturkan Ras Kulit Hitam dengan Ras Kulit Putih, banyak orang meraup banyak uang, mengorbankan bukan saja Ras Kulit Putih, tapi juga Ras Kulit Hitam.

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana dan kenapa seluruh perselisihan ras ini tetap hidup selama ini? Kita semua tahu, perbudakan menimpa Bangsa Kulit Hitam Afrika yang dibawa ke Amerika Serikat dan tempat lain, tapi itu ratusan tahun silam dan tak satupun orang kulit hitam di hari dan masa ini yang berkata bahwa mereka pernah diperbudak oleh orang kulit putih. Sayangnya, mayoritas orang Kulit Hitam menganggap pelestarian sejarah perbudakan mereka dimaksudkan untuk kebaikan mereka, padahal ini memungkinkan suatu kelompok menambah peluang untuk menghasilkan uang lewat pemancingan ras. Pencarian untung dari kesengsaraan masa lalu sebuah kelompok dengan terus-menerus melestarikan rasa bersalah kelompok lain.

Tengok siapa di balik diskursus sengkarut rasial ini dan Anda akan temukan kelompok-kelompok jahat dan curang yang telah mencurangi masyarakat di seluruh dunia selama bergenerasi-generasi. Mereka yang mendapat untung bukan dengan membawa hal positif bagi masyarakat sebagaimana kita butuhkan, tapi mereka yang mendapat untung dari kesengsaraan seseorang dengan menciptakan dan memasarkan kesengsaraan itu kepada orang lain sambil mengincar kelompok masyarakat lain.

Jadi kepada orang-orang dari berbagai kelompok ras di seluruh Masyarakat Barat, saya katakan, banggalah dengan kelompok ras dan etnis kalian. Saya tidak tersinggung sama sekali oleh budaya orang-orang dari kelompok ras lain. Kepada orang-orang Keturunan Kulit Putih Eropa, saya katakan, banggalah dengan jati diri kalian dan jangan pernah biarkan siapapun mendorong atau menekan kalian untuk mencela leluhur kalian. Kebanggaan akan kelompok ras dan etnis seseorang BUKANLAH rasisme. Hukumlah orang-orang yang mengajarkan bahwa ini rasisme, dengan memboikot apapun jualan mereka dan berbicara lantang melawan mereka. Banggalah dengan jati diri kalian.

Di Masyarakat Kulit Putih Eropa, Amerika, Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru juga terdapat upaya bersama oleh individu dan organisasi yang selama 100 tahun terakhir berusaha memusnahkan Ras Kulit Putih. Upaya-upaya itu kadang sangat halus dan seringkali tak ketahuan. Itu dengan mudah disamarkan oleh orang-orang yang rela untuk tetap tertutup matanya terhadap kebenaran. Ada unsur-unsur yang mengurangi populasi ras di muka bumi. Kesulitan keuangan, kelaparan, dan ketidakmampuan masyarakat untuk menyediakan lingkungan aman dan sehat. Ketika orang-orang stabil secara keuangan, punya pekerjaan bagus, pemerintahan sehat, dan harapan masa depan yang baik, pada umumnya angka kelahiran mereka lebih tinggi.

Para penghancur kita juga tahu ada faktor-faktor yang akan mengekang dan membatasi pertumbuhan populasi ras kita, dan faktor-faktor ini sering diklaim berbeda dari yang sebenarnya.

Ambil contoh usaha Planned Parenthood untuk menempatkan bahasan aborsi di ruang makan setiap keluarga di Amerika. Anda pikir orang-orang di baliknya sekadar konsern terhadap “hak wanita untuk memilih”? Tentu saja itu yang mereka nyatakan dan yang mereka yakinkan kepada masyarakat lugu, padahal semuanya bukan tentang itu. Semuanya adalah tentang pemusnahan sebuah ras, dan ras tersebut adalah khususnya Ras Kulit Putih.

Mereka juga memakai siasat menciptakan perselisihan di antara jenis-jenis kelamin. Sekarang ini kita semua pasti tahu bahwa gerakan feminis hanyalah alat lain untuk memasang pengganjal antara ketertarikan alami pria dan wanita terhadap satu sama lain. Sejatinya, membenturkan wanita dengan pria dengan meyakinkannya bahwa dia adalah korban setiap anggota masyarakat berjenis kelamin pria secara umum. Jika Anda menyangsikan saya, tidakkah Anda mengakui bahwa ini pula siasat mereka dalam usaha membenturkan setiap orang kulit hitam dengan populasi kulit putih secara umum? Mereka sudah mengerjakan ini selama minimal 100 tahun. Itu selalu mengincar pria kulit putih, faktor utama generasi kulit putih mendatang.

Kita juga temukan ini dalam naiknya Agenda Radikal Homoseksual dan penaruhan hormon dalam susu. Banyak ilmuwan dan dokter menegaskan ini berefek akumulatif terhadap anak remaja yang sedang berkembang dengan mengutak-atik tingkat hormon. Betapa musuh-musuh ras kulit putih kita ingin sekali suatu hari kelak 90% populasi pria kulit putih adalah Homoseksual. Dalam satu generasi, tujuan sejati mereka akan tercapai dan populasi kulit putih akan punah.

Pornografi juga bagian dari gambaran besar ini seperti halnya orang-orang yang menjajakan racun dan kerusakan ini kepada masyarakat kita. Ketika sebuah masyarakat dibolehkan mengeksploitasi orang-orang dengan cara menjijikkan dan menyeleweng seperti ini, betapa besar efeknya terhadap keluarga, di masa kini dan masa depan, dan betapa besar efeknya terhadap rasa hormat seorang pria kepada kaum wanita di masyarakatnya. Padahal selalu ada kemungkinan bahwa calon pengantin dan ibu anak-anak Anda menjalani kegiatan lawas sebelum kalian berjumpa. Para orangtua berusaha membesarkan anak-anak mereka di lingkungan yang layak dan sehat, tapi rasanya ada begitu banyak unsur dalam masyarakat kita yang menentang Anda dan moral yang coba Anda tanamkan pada putera-puteri tercinta.

Apakah kadang terasa seolah-olah Hollywood ingin puteri Anda tumbuh menjadi perempuan jalang, wanita tuna susila, atau lesbian dan ingin putera Anda menjadi homoseksual feminim yang senang berpakaian wanita? Apakah kadang terasa seolah-olah unsur-unsur Hollywood yang sama dan kini bahkan pemerintah ingin Anda menerima semua rekayasa sosial ini dengan senyum dan sikap toleran, menerima apa yang batin Anda ketahui bersifat destruktif bukan cuma bagi keluarga Anda tapi juga bagi seluruh masyarakat Anda?

Mereka juga akan melakukan hal yang sama terhadap hubungan antar-ras. Betapa banyak orangtua yang memantau masyarakat dan bertanya apa pentingnya mempromosikan hubungan dan pernikahan dwi-ras. Tentu hubungan-hubungan ini memang terjadi, tapi betulkah orang-orang di belakang mengorganisir ini dalam rangka memusnahkan Ras Kulit Putih?

Saya sangat memahami dan mendukung pandangan banyak pemimpin kulit hitam, Hispanik, dan Asia yang mengatakan hal serupa. Mereka ingin melestarikan Kelompok Budaya dan Etnis mereka. Apa yang mereka saksikan adalah kehancuran masyarakat mereka.

Bukan kebetulan belaka bahwa ini terjadi, bahwa setiap kali memungut suratkabar, menonton TV, Anda melihat pasangan ras campuran dihadirkan. Pertimbangkan pesan subliminal yang sudah lama dianggap dan diabaikan sebagai tuduhan dan dugaan tak logis, hingga diketemukan bahwa agensi-agensi periklanan dan media telah berhasil memakai siasat penjualan ini untuk waktu sangat lama. Ketika orang-orang seperti saya menyatakan bahwa ini dipraktekkan pada skala lebih besar, kami ditertawakan, diejek, dan diperolok sebagai [orang aneh] pengguna topi kertas aluminium, tapi itu terbukti nyata pada rekayasa sosial.

Nah, apakah para pemimpin atau aktivis hak sipil ini tampil membela pria atau wanita kulit putih yang didiskriminasi, diserang, diperkosa, dan dibunuh padahal itu jelas-jelas rasisme kulit hitam terhadap kulit putih? Tidak sama sekali! Sekali-kalinya saya pernah mendengar mereka menyinggung sesuatu tentang kejahatan kulit hitam terhadap kulit putih adalah setelah mereka ditekan hebat oleh narasumber media. Demi menangkis tekanan, publisitas negatif, dan kritik lebih lanjut, mereka melayangkan kecaman setengah hati terhadap kejahatan itu dan sangat sering menambahkan dalih-dalih penyebab atau menyatakan secara tidak langsung bahwa orang kulit putih secara umum telah mengundangnya sebagai bagian dari hukuman kolektif atas perbuatan leluhur mereka.

Itu sama saja dengan saya mengatakan bahwa Indian Amerika hari ini patut disalahkan lantaran salah satu leluhur Eropa kulit putih saya telah dikuliti dan dibunuh oleh Indian Amerika 200 tahun lampau. Jadi jika saya menyerang atau mencelakai Indian Amerika hari ini, saya tidak boleh disalahkan sebab saya mengidap “Stres Kolektif Pasca Trauma”, yakni mengetahui bahwa leluhur saya dikuliti dan dibunuh 200 tahun silam oleh sekelompok Indian Amerika. Apa Anda lihat, betapa konyol nantinya jika saya mencoba menjajakan omongkosong demikian dan berharap masyarakat membelinya?

Sebetulnya, Jessie Jackson dan Al Sharptin tidak peduli dengan serangan rasis terhadap orang kulit putih secara umum sebagaimana mereka tidak peduli dengan meningkatnya pemakaian narkoba, tindak kejahatan, pelacuran, pembunuhan, perkosaan, ibu di luar nikah, dan kehamilan tak direncanakan di komunitas kulit hitam. Sebetulnya, semua faktor ini membawa kepada kesuksesan bisnis pribadi dan kekayaan mereka.

Juga ada satu poin yang ingin saya jernihkan. Sebagaimana disebutkan di awal, setiap orang berhak untuk bangga akan jati diri mereka, jati diri leluhur mereka, ras mereka, kelompok etnis mereka. SEMUA orang punya hak ini, dan bukan segelintir orang terpilih. Saya tidak terusik, terhina, atau tersinggung jika seorang Afrika Kulit Hitam, Hispanik, Asia, Indian Amerika, Yahudi atau kelompok ras atau etnis lain merasa bangga dan mengekspresikan kebanggaan ras dan etnis mereka, selama ekspresi tersebut tidak dipakai sedemikian rupa sehingga dirancang sebagai serangan atau hinaan terhadap kelompok ras atau etnis lain. Kita keturunan Kulit Putih Eropa pasti sangat sadar akan standar ganda atau diskriminasi terbalik yang berlangsung di masyarakat kita dan diarahkan kepada kita sebagai kelompok ras.

Entah kenapa, sepertinya jika seorang keturunan kulit putih Eropa mengekspresikan kebanggaan serupa akan ras dan budayanya, kelompok ras atau etnis lain bereaksi seolah itu serangan terhadap mereka. Sebetulnya reaksi mereka merupakan buah dari rasisme mereka sendiri terhadap kulit putih Eropa.

Jika jata-kata saya di sini disalahpahami oleh seseorang, maka barangkali orang yang tersinggung tersebut tidak paham bahasa Inggris, dalam hal ini bisa dimaafkan, atau kemungkinan besar jika dia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pertama dan merasa tersinggung, maka itu karena dia sendiri rasis terhadap orang-orang keturunan Kulit Putih Eropa. Dia sendiri sebetulnya rasis dengan menyebut kita orang-orang keturunan Kulit Putih Eropa sebagai rasis dan secara pribadi saya menolak mereka dan pendapat mereka.

Kepada saudara-saudara kulit putih keturunan Eropa, saya tegaskan bahwa merasa bangga akan leluhur kulit putih Eropa BUKANLAH rasisme, tidak lebih rasis daripada Indian Amerika, Asia Oriental, Amerika Kulit Hitam, atau Amerika Hispanik yang bangga dengan leluhur mereka. Siapapun yang berkata selain itu, berarti mereka sendiri rasis dan berusaha menyerang ras Kulit Putih Amerika dan Eropa dengan membebankan rasa malu dan rasa bersalah tak berdasar pada kita dan sedang berupaya membuat kita mencela leluhur kita. Tak satupun dari kita yang hidup hari ini pernah memiliki budak, tak satupun kulit hitam Amerika yang hidup hari ini pernah diperbudak oleh kita, dan tak satupun dari kita yang hidup hari ini pernah membinasakan kampung Indian Amerika. Jangan pernah kita mencela leluhur kita gara-gara gagasan konyol dari orang-orang yang rasis terhadap kita bahwa kita bersalah secara kolektif atas sesuatu, atau bahwa kita berutang sesuatu kepada orang lain. Jika kita mempercayai ini atau membolehkan rasa bersalah dan kesalahan kolektif semacam ini dibebankan pada kita, maka kita harus menyalahkan orang-orang Italia bernenek-moyang Romawi Kuno yang menyerbu dan menduduki dan memperbudak bukan cuma bangsa Inggris kuno, tapi juga banyak negeri dan bangsa lain. Ini otomatis sama konyolnya dengan menyalahkan Indian Amerika hari ini atas pengulitan dan pembunuhan salah satu leluhur saya 200 tahun silam.

Sebagai satu catatan terakhir, betul bahwa beberapa leluhur saya dibunuh oleh Indian Amerika 200 tahun lalu, tapi betul pula bahwa keluarga saya sendiri sebagian adalah keturunan Indian Amerika di Carolina Utara. Kendati mayoritas leluhur saya orang Eropa kulit putih, saya juga bangga mengetahui sebagiannya adalah Indian Amerika Suku Cherokee.

Jangan Pernah Cela Leluhur Kalian dan Jangan Pernah Cela Jati Diri Kalian. Itu Mencakup Kelompok Ras dan Etnis Kalian. Banggalah dan Tegarlah Menghadapi Musuh-musuh Kalian yang Berusaha Memusnahkan Kalian dan Identitas Kalian. Ajari Anak-anak Kalian Pelajaran Berharga Ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s