Pria Irlandia Anti-Kulit Putih Tak Sabar Ingin Banjiri Eropa Dengan Non-Kulit Putih

Oleh: Patrick O’Brian
18 Oktober 2015
(Sumber: www.whitegenocideproject.com)

Tidak ada yang lebih buruk daripada kaum anti-Kulit Putih yang “berpendidikan”. Mereka menengok pelanggaran masa lalu oleh para elit anti-Kulit Putih (penjajahan, perbudakan, pencurian SDA); bukannya menunjuk jari pada elit-elit ini, mereka justru memanfaatkan populasi Kulit Putih masa kini—yang tak ada kaitannya dengan itu semua—sebagai tempat penyimpan kesalahan sejarah. Mereka menyalahkan orang-orang yang SAMA yang hendak ditukar oleh generasi baru elit anti-Kulit Putih dengan generasi baru orang-orang non-Kulit Putih yang dieksploitasi leluhur mereka ratusan tahun silam. Kaum anti-Kulit Putih “berpendidikan” rupanya berpikir bahwa cara terbaik menghukum elit-elit anti-Kulit Putih atas pelanggaran masa lalu mereka adalah mempromosikan PERSIS apa yang mereka mau: membanjiri semua negara Kulit Putih dengan orang-orang non-Kulit Putih sehingga dapat diubah menjadi tempat ras campuran yang mudah diatur dan dieksploitasi, seperti Brazil.

Di bawah ini adalah contoh sempurna pikiran lemah anti-Kulit Putih. Mungkin dia punya niat baik (untuk orang-orang non-Kulit Putih tentunya), atau mungkin dia juga sosiopat yang menyamar sebagai ksatria keadilan sosial—siapa tahu? Tapi apa yang dia tulis dalam artikel ini betul-betul buah pikiran sakit anti-Kulit Putih.

Eamonn McCann berpidato dalam unjuk rasa mendukung migran di Derry

“Politisi” Irlandia Eamonn McCann menulis ini beberapa pekan lalu dalam sebuah terbitan Irlandia:

“Jika orang-orang terlantar mempunyai negara sendiri, negara tersebut akan lebih besar daripada Spanyol. Jumlahnya—50 juta dan terus naik—akan tumbuh, cepat dan signifikan.”

Jadi dia sadar betul jumlah yang terlibat dalam krisis “migran” ini. Dia sadar betul kita bukan cuma sedang membicarakan satu bocah hanyut di pantai. Bukan, kita sedang membicarakan lebih dari 50 juta orang non-Kulit Putih ingin membanjiri Eropa. 50 juta orang non-Kulit Putih akan membiakkan 200 juta orang non-Kulit Putih lain dalam rentang satu generasi.

Tn. McCann lalu menyatakan:

“Sementara itu, masalah pengungsi terbesar, masalah bangsa Palestina yang dibersihkan secara etnis demi memfasilitasi pembentukan dan perluasan Israel, terus memburuk. Para pelaku disambut di komunitas pemimpin dunia terhormat. Bangsa Palestina yang tinggal di Gaza dan Tepi Barat mendengar suara-suara berpengaruh dalam perpolitikan Israel menyerukan penuntasan tugas itu.”

Jadi McCann jelas-jelas merasa pembersihan etnis Palestina—kelompok etnis non-Kulit Putih—adalah hal buruk (dan memang buruk) tapi tak keberatan memaksakan kondisi serupa pada bangsa Kulit Putih Eropa, selama itu menguntungkan kelompok-kelompok etnis non-Kulit Putih? Tidakkah kalian lihat betapa McCann sebetulnya adalah anti-Kulit Putih?

Kemudian Tn. McCann masuk ke dalam taktik anti-Kulit Putih yang sudah dicoba dan diuji dengan menyatakan Eropa harus dibanjiri orang-orang non-Kulit Putih karena kita pantas mendapatkannya:

“Mereka akan sadar bahwa negara-negara Eropa memikul kesalahan besar atas bencana yang mendorong orang-orang ini ke jalanan dan lautan. Manipulasi perbatasan, pencurian SDA, kebijakan pecah-kuasai, penyaluran senjata ke wilayah itu, invasi, pengeboman… Tapi sekarang… Tak ada kaitannya dengan kita… Kalian sudah diperingatkan… Satu langkah lagi.”

Bukankah lucu: mereka tidak mengajari kita semangat besar, mereka justru menuntut kita menerimanya sebagai bentuk hukuman! Tapi sebagaimana sudah kami katakan, Tn. McCann, kaum anti-Kulit Putih yang leluhurnya melakukan semua hal dalam daftar kecaman Anda adalah PERSIS kelompok yang ingin mengalirkan orang-orang ini ke Eropa sekarang.

Saudara Anda sesama “pria Irlandia”, Peter Sutherland mantan karyawan Goldman Sachs dan kini “Cadangan Khusus PBB untuk Migrasi Internasional” (dan anggota Bilderberg), berkata pada 2012 bahwa UE harus “menggerogoti homogenitas kebangsaan”.

Dan kelihatannya mereka memanfaatkan “krisis migran” ini sebagai dalih untuk berbuat itu. Lihat di sini dan di sini.

Tn. McCann menutup artikel penganjuran genosida Kulit Putih dengan berkata begini:

“Orang-orang putus asa yang mencari keselamatan untuk keluarga mereka akan berdesakan di pagar-pagar penghalang yang didirikan oleh Eropa dan berada dalam tekanan semakin besar… Gelombang kesengsaraan yang menyapu dunia takkan surut dalam waktu dekat. Ini bukan krisis, melainkan momen pengubah zaman. Hanya lonjakan moralitas dari bawah, menantang prioritas para elit untuk kebijakan dalam negeri serta berkaitan dengan pengungsi, yang akan menjawab tantangan ini. Sikap pemerintah-pemerintah UE yang diperagakan pada hari Senin membuat kekerasan dengan konsekuensi tak terduga tidak dapat dielakkan. Itu atas tanggungan mereka.”

Entah Tn. McCann memang badut ber-IQ rendah atau dia tidak jujur. Apakah dia betul-betul tidak melihat permainan dua langkah maju satu langkah mundur yang dimainkan Sutherland dan kroni-kroni anti-Kulit Putihnya di UE? Apa Anda betul-betul sedungu ITU Tn. McCann?

Namun, sepertinya Tn. McCann seorang dayut sampai-sampai mau menyerahkan ruang hidupnya di Irlandia cantik itu kepada sebanyak mungkin orang non-Kulit Putih yang dapat dia jejalkan. Dia bahkan ikut unjuk rasa agar “migran” yang setara 5% dari populasi wilayahnya dibawa ke barak-barak tua yang dipakai oleh Inggris pada 1970-an dan 1980-an.

Dulu Tn. McCann sigap berunjuk rasa agar para penghuni barak keluar dari Irlandia (prajurit Kulit Putih Inggris dan keluarga mereka), tapi sekarang dia berunjuk rasa agar tempat tersebut diisi lagi, hanya saja kali ini diisi dengan orang-orang non-Kulit Putih dari seluruh dunia.

Pertanyaan yang harus kita ajukan dari cerita ini: adakah yang lebih dungu daripada dayut Kulit Putih anti-Kulit Putih?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s